Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

"24 Hour Comics Day Surabaya 2008"


Title: 24 Hour Comic Day Surabaya
What: international event, where comic artist around the world create a 24 pages comic in 24 hours at the same time.
Place: C2O Library, Jl. Dr. Cipto 20 Surabaya
Time: 18-19 October (See agenda for details, below)

Ini adalah sebuah even internasional, yang diselenggarakan serentak di seluruh dunia. Para komikus yang berpartisipasi di acara ini, dari seluruh dunia, akan membuat komik setebal 24 halaman secara bersama-sama dalam waktu 24 jam. Dan Surabaya ikut ambil bagian maraton komik 24 jam ini, diselenggarakan oleh CASS (Comic Artists’ Society of Surabaya), mengambil tempat di C2O Library, mulai tanggal 18 Oktober pk. 10.00 WIB sampai 19 Oktober 10.00 WIB.

Acara 24 Hour Comics Day ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2004 di Amerika. Merupakan sebuah tantangan dari Scott McCloud (Understanding Comics, Reinventing Comics, Making Comics) dan Nat Gertler dan disambut lebih dari ribuan peserta dari 18 negara. McCloud juga menerbitkan beberapa buku kompilasi berisi 24 karya terbaik para komikus yang berpartisipasi pada acara ini. Pada tahun 2006, Tita Larasati Mencatatkan karyanya, Curhat Tita, sebagai Best 10. So, untuk tahun ini, kenapa tidak bisa terulang?

Selama acara berlangsung, reportase beserta halaman-halaman naskah yang sudah jadi akan dikirimkan ke situs web 24 Hour Comics Day untuk menyambungkan dengan panitia pusat Amerika (ComicsPro) dan para komikus lain di seluruh dunia. Di akhir acara, fotokopi karya-karya akan dikirimkan ke Ohio State Library untuk dokumentasi.

Turut berpartisipasi pada acara ini, Independen Film Surabaya dan berbagai studio komik independen, antara lain Neo Paradigm, Outline Reborn, Seven Blue Artland dan Wind Rider Studio. Sehingga acara maraton komik ini akan diisi berbagai alternatif aktivitas, antara lain, pemutaran film, mini bazaar, dan pameran hasil karya.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
This is an international event, take place widely across the globe. Comic artist particpated in this event, across the globe, will create a 24 pages comic at the same time on 24 hour. And Surabaya take a part in this 24 hour comic-making marathon. Organized by CASS (Comic Artists’ Society of Surabaya), take place at C2O Library, from 18 October 10.00 untill 19 October 10.00.

The 24 Hours Comics Day, held in the first time on 2004 at US. Formerly a challenge by Scott McCloud (Understanding Comics, Reinventing Comics, Making Comics) and Nat Gertler. Thousands comic artists from 18 countries participate in this event. McCloud also published some compilation books contain 24 best comic participated in the event. On 2006, Tita Larasati from Indonesia, noted her work (Curhat Tita) in the compilation, as best ten. So, why we don't repeat it this year?

As the event rolling, finished work and documentation will be sent to 24 Hour Comics Day website, to connect them to the ComicsPro, America, and another comic artists across the world. In the end, the copies of the finished comic will be sent to Ohio State Library for documentation.

Also participate in this event, Independen Film Surabaya and several independent comic studio, such as Neo Paradigm, Outline Reborn, Seven Blue Artland and Wind Rider Studio. So, there will be some alternate acts such as, movie screening, mini bazaar, and exhibition.



Agenda:
17 Oktober:
- Diskusi santai “Ketika komik masuk ke dalam tubuh film” oleh komunitas komik (CASS) & Film (INFIS) Surabaya, 16.00 – 17.30
- Opening films:
“Penthil Penthol: Hantu Museum” (Wiryadi Dharmawan)
“Kapit Tosan 2” (Tosan Priyonggo)
“Gatotkaca dan Grammar (Ikin)
“Animasi 3D Suroboyo” (Mufti / Kame)
“Surabaya Roman Taste” (CUK Surabaya)
- Mini bazaar INFIS & CASS pk.16.00 – 20.00
- Sketsa / karikatur wajah pk. 16.00 – 20.00

18 – 19 Oktober:
- Maraton ngomik 24 jam 18 Okt pk.10.00 - 19 Okt pk.10.00
- Mini bazaar INFIS & CASS pk. 09.00 – 18.00
- Sketsa / karikatur wajah pk. 09.00 – 18.00

20 – 31 Oktober:
- Mini bazaar INFIS & CASS pk. 09.00 – 18.00
- Pameran hasil karya 24 Hour Comics Day
- Movie Station: Tonton film-film karya INFIS di movie station c2o

31 Oktober:
- Closing film: Surprise movie pk. 17.30 – 19.30
- Silaturahmi dan ramah tamah pk. 19.30 - selesai

Contact persons:
Kathleen Azali
C2O, Jl. Dr. Cipto 20 Surabaya 60264
Telp: 0858 5472 5932
Email: c2o.library@yahoo.com
Website: http://c2o.coffee-cat.net


*Write and translate by: Jay

"Album Keenam, Dijadwalkan Rilis Akhir Tahun Ini!"

Navicula on Psyche-colour

Kali ini datang berita dari saudara kita di pulau Bali. Navicula, band grunge gaek asal Bali, sekarang tengah menggarap album terbaru -ke enam- mereka. Setelah menyelesaikan tur mereka di Jawa Tengah bersama Netral pada Agustus kemarin yang terbilang sukses, Navicula melanjutkan proses rekaman album keenam yang sudah dimulai sejak Juli kemarin. Navicula mendapuk produser senior asal Jerman, Peter Heckmann, yang juga berperan sebagai Music Director.

Navicula memilih Studio Antida, Sanur, Bali sebagai tempat rekaman mereka. Beberapa musisi kawakan ikut membantu penggarapan album ke enam band yang telah berdiri sejak 1996 ini. Beberapa nama yang bisa disebut antara lain, Anom (sound engineer, yang juga bertindak selaku co-produser), Deni Surya (Drummer Lolot dan instruktur Drum Farabi Bali, yang bertidak sebagai sound engineer), dan  Ian Stevenson (eks vokalis Kaimsasikun). Navicula masih berencana untuk mengajak beberapa musisi lainnya untuk turut berpartisipasi pada album mereka ini.

Album keenam Navicula, dijadwalkan akan rilis pada akhir tahun ini juga. Selain itu, Navicula juga akan segera meluncurkan official website mereka yang digarap oleh Robin Malau (manatan gitaris Puppen). Kita tunggu saja kabar terbaru dari Navicula!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Navicula: Recording Session

We just got a good news from our brothers from Bali. Navicula, a grunge band from Bali, now in the middle of working on their newest album -would be their sixth album-. After finished their tour on Central Java with Netral on last August, Navicula continuing their recording session for their sixth album that is previously strated since July. Navicula work with a senior producer from Germany, Peter Heckmann, whose also participate as Music Director.

Navicula pick Antida Studio, Sanur, Bali for recording session. Some experienced musician also involved in the making of the album of the band who formed since 1996. We could call several names such as Anom (sound engineer, also as co-produser), Deni Surya (Drummer of Lolot and instructor for Drum Farabi Bali, as sound engineer), and Ian Stevenson (ex-vocalist of Kaimsasikun). Navicula still planned to ask another musician to participate in the album.

The sixth album of Navicula, to be released in the end of this year. Other than that, Navicula will also launch their official website, worked by Robin Malau (ex-guitarist of Puppen). Just wait for the good news!

Rob of Navicula: Vocal Take

Meet Navicula on:
MySpace 
Musikator 

*Write and Translate by: Jay
*Photo by: Navicula doc.

"Bakal Ada Salah Satu Lagu Jane Donna yang Vintage-Note Ala The Carpenters"

Jane Donna: Warholized


Lama tidak terdengar, Jane Donna, band American-pop asal Surabaya, membawa beberapa berita terbaru. Pertama, Jane Donna sedang dalam proses untuk segera merilis EP terbaru mereka. Judul sudah ditetapkan untuk EP terbaru mereka, yaitu RE-MEMBER. Bakal masih ada beberapa featuring, karena berita kedua adalah, Jane Donna sekarang tinggal empat orang. Bembz -sebelumnya memainkan gitar di Jane Donna- resmi berpisah dari Jane Donna, dan melanjutkan karir music engineering di Jakarta. Bembz membuka sebuah production house dalam bidang engineering musik bareng Vanco dengan nama Vortex Perjuangan. Pada EP yang akan rilis, Bembz masih mengisi gitar pada satu lagu.

Kita tunggu saja EP terbaru dari Jane Donna, akan ada beberapa konten yang cukup menarik sepertinya. Bakal ada salah satu lagu Jane Donna yang vintage-note ala The Carpenters dengan durasi pendek tidak sampai 2 menit. Ada juga lagu khusus yang di persembahkan untuk seorang teman, dimana lagu tersebut diberi judul sama dengan nama seorang teman tersebut. So, kita tunggu kabar selanjutnya dari Jane Donna!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
After some-long-time no news about, Jane Donna, an American-pop band from Surabaya, bring some news up. First, Jane Donna is working on their next newest EP now, and soon to be released. They have set a title for the EP, it is RE-MEMBER. There will be some featuring, because the second news is, Jane Donna now become a four-pieces band (formerly five-pieces). Bembz -peviously play guitar for Jane Donna- officially out from Jane Donna, and further his music engineering career in jakarta. Bembz opened a production house along with Vanco under the name Vortex Perjuangan. On the future Jane Donna EP, Bembz will still play guitar track on one of the song.

Just wait for the EP, there would be some exciting contents on it. There will be a song that is vintage-noted ala The Carpenters, with a short duration, not more than 2 minutes. Also there will be a special song for a friend, where the song titled with those friend name. So, just wait for the upcoming EP from Jane Donna!

Meet Jane Donna on:
MySpace 
Friendster 

*Write and Translate by: Jay
*Photo by: Jane Donna's doc.

"Ya! The Karyawan Bubar!"

The Karyawan (RIP)

Berita sedih kembali bergelayut. Setelah Whisperdesire resmi menyatakan bubar, The Karyawan, band garage, new-breed dari Surabaya, juga menyatakan bubar. Keputusan bubar diambil sekitar bulan lalu, dan disepakati bersama oleh seluruh anggota band, yang bernaung dibawah Mederline Management yang juga menaungi Hi Mom! dan Smell Street.

Keputusan bubar diambil, setelah para anggota The Karyawan merasa musik mereka susah berkembang, dan stuck disitu-situ saja. Shaula mantan drummer The Karyawan mengatakan, "buntu dan stuck di situ-situ aja, gak berkembang". Untuk menghindari kebuntuan yang melanda, akhirnya keputusan yang berat itupun diambil jua. Setelah bubar, mungkin bisa disebut The Pensiunan? Haha...

Jika ada gossip-gossip tak bertanggung jawab yang beredar tentang sebab musabab bubarnya The Karyawan, silahkan di share di comment. Mungkin bisa di klarifikasi juga oleh The Karyawan sendiri. Okey, sun jauh untuk The Karyawan!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
The Karyawan: Celana robek. Euhh...

A bad news following the end of Whisperdesire, now The Karyawan, a garage band, new-breed from Surabaya also announce its break. This decision taken within last month, and agreed by all the member of The Karyawan, who managed under Mederline Management, whose also manage Hi Mom! and Smell Street.

The decision been taken, after the member of The Karyawan felt their music has been stuck, and hard to improve further more. Shaula the ex-drummer said, "it's been stucked at a point, and not improving at all". To avoid the continuing stuck, so those hard decision been made. After the end of the band, you might called them The Pensiunan (The Retirement in English. The Karyawan mean The Officer in English). Haha...

If there are any unresponsible gossips about the cause of this tragedy, you could share here by leave a comment. May be The Karyawan (Ex-es) itself could clarified the unresponsible hearsay. Okay, here kiss for The Karyawan!

Write and translate by: Jay
Photo taken from The Karyawan Friendster account as i couldn't connect to their MySpace account

Mellon the Zine: 
"Mohon Maaf Lahir Batin!"



Selamat Idul Fitri 1429 H! Hari kemenangan bagi muslim yang telah berpuasa sebulan penuh. Momen bermaaf-maafan kepada sesama atas segala kesalahan yang pernah diperbuat. Untuk itu, kami dari Mellon Zine mengucap, mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan yang pernah kami perbuat, segala tindakan kami yang pernah tidak menyenangkan siapa saja. Mohon maafkan kami, dan mari bergandeng tangan dan hidup kembali dengan semangat baru! Yeah!

Postingan ini di dedikasikan untuk momen bermaaf-maafan lebaran tahun 2008. Silahkan saling berkirim maaf lewat komen-komen atau chatbox. We love you, and you are love us, right? A-ha... Hehehe... Kiss and hug for you! Just imagine that!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Happy Eid 1429 H! Victory day for moslem who were fasting for a month. Moment to apologize for any faults behind. For that, we from Mellon Zine say, beg for your apologize for all of our faults and any act that might hurt anyone. We're so sorry. So, let's hand-in-hand, back to life with new spirit! Yeah!

This post dedicated to apologizing moment of moslem's Eid at 2008. Please use the comment box below to say sorry and apologize each other, or use the chatbox. We love you, and you are love us, right? A-ha... Hehehe... Kiss and hug for you! Just imagine that! 

Illustration by: Jay

"Charity Show with its Hottest Line Up!"


Mungkin ini adalah gigs terakhir sebelum kita semua pada pulang kampung untuk merayakan lebaran dengan keluarga. Dan sudah jelas, ini bukan acara yang bisa dilewatkan dengan mudahnya, hanya karena mau nonton serial Suami-Suami Takut Istri dan Rahasia Sunnah. Hahaha... Look at the line up! The Morning After,Vox, LGCB, Hi Mom!, Soulmate dan Robert Davis Chaniago! Pastikan datang hari Jumat besok tanggal 26 September 2008 di Lollypop Shop jalan Ngagel Jaya 38 Surabaya, mulai pukul 15.00 dan ingat acara ini akan SANGAT ONTIME! Karena ada bagi-bagi takjil gratis, dan waktu buka puasa gak akan pernah ngaret, jadi acara juga bakal gak ngaret! Pastikan jam 3 sore udah ada di Lollypop.

Atau dateng aja sebelum jam 3, kan kamu bisa belanja-belanja dulu di Lollypop Shop, karena hanya pada hari itu, akan ada diskon khusus di Lollypop Shop! Ha! It's hard to miss, huh? Sambil berbelanja dan menikmati suguhan penampilan musikal dari teman-teman band yang handal secara akustik, jangan lupa untuk ikut menyisihkan sebagian rejeki kamu ke kotak amal yang tersedia di lokasi. Kotak amal ini tidak harus diisi duit, namun bisa juga barang yang memang masih berguna. Semua perolehan sumbangan akan diberikan kepada Sanggar Alang-Alang Surabaya. Jangan khawatir jika Adzan berkumandang, karena akan ada bagi-bagi ta'jil gratis untuk yang berpuasa!

Jadi, gak usah banyak mikir lagi, kosongkan jadwal untuk Jumat sore, dateng ke Lollypop, bawa temen yang banyak, bawa uang ekstra atau barang yang akan disumbangkan, dan nikmati acoustic show dari band-band handal Surabaya! Menyenangkan, dan berpahala! Ha! See you there!

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Event details:
Title: "Bernyanyi Berbagi Hati"
Place and Date: Lollypop Shop Jl. Ngagel Jaya 38 Surabaya, 26 September 2008 starts at 15.00 -ONTIME!
Acoustic Performances: The Morning After, Let's Go C'mon Baby, Vox, Hi Mom!, Soulmate, Robert Davis Chaniago
Charity Box: Masukkan sumbangan kamu ke dalam kotak. Sumbangan bisa berupa uang ataupun barang yang layak pakai dan berfungsi (misal: pakaian, buku, alat tulis, aksesoris dll). Segala perolehan sumbangan akan disumbangkan kepada Sanggar Alang-Alang Surabaya
Featured:
-Special discount on the day by Lollypop Shop
-Free Ta'jil


*Didukung oleh LA Lights, 123Vox Production, Prambors Radio Surabaya, Lollypop, Mellon the Zine, SPL sound.

*Jika ada yang kurang jelas, silahkan ditanyakan via comment dibawah atau chatbox. Thanks! See you there!

"Di 'kepala' kami masing-masing sudah enggak ada band ini" 
- Mikael Mirdad, Whisperdesire-
Whisperdesire

Berita mengagetkan muncul dari bulletin di MySpace yang dikeluarkan oleh Whisperdesire. Bulletin berjudul Whisperdesire Akhiri Cerita itu menyatakan bahwa band pop asal Jakarta yang mulai menarik perhatian itu menyatakan bubar. Keputusan bubar ini diambil secara kolektif, dan resmi berakhir sudah kisah Whisperdesire. Berikut, hasil interview dengan Mikael Mirdad, gitaris Whisperdesire, berkaitan dengan keputusan bubar yang mereka ambil. Cari tahu kenapa, di bawah ini:

Bubar? Kenapa bubar?
Bubar adalah keputusan yang berat tapi terbaik karena keadaan di band ini sudah jauh berbeda sama waktu band ini terbentuk. Udah banyak yang berkembang dan menjurus ke banyaknya perbedaan juga. Selain itu aktivitas masing-masing diluar band ini cukup menyita waktu yang membuat band ini bukan lagi menjadi prioritas. Jadi kita berpikir daripada terus menjalankan tanpa ada 'nyawa', lebih baik kita mengakhiri di sini dan terus berjalan ke depan.

Keputusan ini mendadak, atau memang sudah dibahas sejak lama?
Keputusan kaya gini sempet terpikir mungkin dari setengah tahun yang lalu, cuma kita masih mencoba untuk terus mempertahankan. Sampai puncaknya sekitar bulan Juli kemaren, lalu kita memutuskan ini yang terbaik.

Tidak mungkinkah dipertahankan, atau vakum gitu?
Kita udah nyoba untuk mempertahankan cuma ternyata sulit. 'Kepala' kami masing-masing sudah engga ada band ini.

Apakah diantara kalian ada yang lanjut nge band lagi?
Hampir semuanya masih lanjut bermusik. Gw pribadi masih lanjut terus sama group sound-art performance gw 'Khuruksetra' (myspace.com/khuruksetra), Bindra dan Enrico punya project baru onetoomanyhundreds (myspace.com/onetomanyhundreds), lalu Inu masih bantuin Santamonica sebagai drummer additional mereka. Ga menutup kemungkinan juga kita akan main bareng lagi, hanya saja bukan dalam konteks musik whisperdesire.

Apa prestasi yang paling mengesankan bagi Whisperdesire selama ini?
Hampir semua mengesankan. Progres bermusiknya terus bertambah. Untuk lagu, mungkin gw paling bangga dengan 3 lagu terakhir yang hanya sempat direkam secara live recording yaitu 'Halu', 'Pesan', dan 'Titik Terang Dalam Sendiri'. Lagu-lagu itu materi untuk album penuh kita sebenarnya. sayang tidak sempat direkam secara benar. Silahkan download ketiga lagu itu di www.myspace.com/whisperdesire sebagai kenang-kenangan terakhir dari kita.

Apa yang akan kalian lakukan selepas Whisperdesire?
Doing our next project. Just wait for that!

Apa berarti visi bermusik udah jadi beda? atau bagaimana? Ada konflik internal kah?
Konflik internal ga ada. Band ini dibangun atas dasar pertemanan dan keputusan juga diambil bareng-bareng. Sampai sekarang kita juga masih sering ngumpul bareng. Sama sekali ga ada konflik-konflik seperti sinetron.

Kok bisa dikepala masing2 udah ga ada band ini? Apa sejak awal band ini memang tidak prioritas?
Justru awalnya band ini adalah prioritas. Semakin dewasa kita, semakin banyak akfitas-akfitias yang lain dan puncaknya tahun ini yang sebagian besar personel udah mulai kerja dan mengerjakan tugas-tugas akhir kuliah. Akhirnya prioritas bergeser.

Pasti bakal banyak yang bilang "sayang kalo bubar" gimana pendapat kalian?
Kita mengucapkan terimakasih untuk itu, berarti musik kita dan kerja keras kita selama ini diapresiasi oleh orang. Sekali lagi saya atas nama Whisperdesire mengucapkan terimakasih atas semua dukungannya selama ini.

Dengan pencapaian selama ini, Whisperdesire apa sudah memenuhi ekspektasi kalian, yang ada saat awal membuatnya dulu?
Kalau menuhin ekspektasi kita waktu pertama kali membentuk band ini sudah, karena waktu itu ekspektasi kita hanya untuk senang-senang. Benar-benar ga lebih. Dan band ini membawa banyak banget kesenangan. Cuma kalo ditanya menuhin ekspektasi kita setaun yang lalu jawabnya tidak. Kita belum sempat merilis full album, dan itu mungkin salah satu cita-cita yang ga kesampean.

Dengan pengalaman kalian, yang sudah sampai bubar ini (dimana tentu saja pengalaman yang berharga), ada tips yang bisa dibagi pada band-band lain?
Do and push it while you are really into it, and stop it when it is time to stop. As simply as that.

Joke apa yang sering muncul di internal Whisperdesire dikala membahas masalah bubar ini?
Terlalu banyak mungkin yang bisa disebutin. Dan kalaupun disebutin di sini juga pasti ga akan lucu karena yang ngerti lawakan lawakan itu ya cuma kita sendiri, haha.

Apa yang ingin diucapkan kepada para fans -yang pasti menyayangkan hal ini- dan pihak yang udah mendukung Whisperdesire selama ini?
Kita cuma bisa ngucapin terimakasih atas dukungannya selama ini dan mungkin minta maaf kalau keputusan ini terdengar sangat tiba-tiba dan ga menuhin ekspektasi kalian untuk terus berlanjut. Semoga nama Whisperdesire selalu ada dalam playlist kalian dan jangan lupa untuk mendowload singles kita di  www.myspace.com/whisperdesire. Takecare and we'll see you around.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Shocking news came from bulletin in MySpace, sent by Whisperdesire. Bulletin titled Whisperdesire Akhiri Cerita (Whisperdesire end their story-Red) said that the pop band based in Jakarta, that is start to rose, officially end the band. The decision is taken collectively, and the story of Whisperdesire is officially come to an end. Below, is an interview with Mikael Mirdad, the guitarist, about the decision to end the band. Find out why, below:

Finish off the band, why?
Finish off the band is a hard decision, but the best, because the situation in the band is much different with the first time the band was formed. There are many improvement that make some different too. Other than that, each person has its own activity that time consuming, and made the band not the priority anymore. So, we think, instead continuing the band without its soul, better finish off here, and go forward.

This is a sudden decision, or a long time consideration?
This decision, ever thought about this since half a year ago, but we tried to hang on. The climax is at July, so we decided to end this.

Are there any possibilities keep the band still stick, or a vacuum?
We've tried to stick on the band, but its hard then. Our "head" were not on the band anymore.

Are there any of you continuing doing something in music?
Most of us still play music. I still with my sound-art performance group, 'Khuruksetra' (myspace.com/khuruksetra). Bindra and Enrico have a new project, named onetoomanyhundreds (myspace.com/onetomanyhundreds). Inu still helping Santamonica as additional drummer. We might play together again, but not in whisper desire musical context.

What is the most remarkable achivement in Whisperdesire?
Most of all are remarkable. The musical progression is keep growing. For the songs, maybe I really proud of our last three songs, that is only live-recorded. The songs are 'Halu', 'Pesan', and 'Titik Terang Dalam Sendiri'. They are supposed to be the songs for our next full album. Sadly, the songs are not properly recorded. You can download the songs at www.myspace.com/whisperdesire as our farewell gift.

What will you doing after Whisperdesire?
Doing our next project. Just wait for that!

Is this mean, your musical vision is not match anymore? Or what? Any internal conflict?
No internal conflict. The band formed based on friendship, and the decision was taken together. We still hang out together till now. There's no such melodramatic-TV serial conflict.

How could, the band is not in your each "head"? Is the band not a priority from the beginning?
The band is the priority in the beginning. As we grow mature, there are many other activities, and this year, most of the personnel have to work and work on their college final paper. So, the priority is changing.

It must be much fans would say "it's very sad to end this" what do you say?
We say thanks to that, so our music is been appreciated by peoples. One more time, me, as Whisperdesire would say thank you for your support.

With the band's achievement till today, are you already fulfilled your expectation that came on the beginning when the band was formed?
Yes, in case fulfilling the expectation in the beginning, because in that time, the expectation is to have some fun. And the band is gives us so much fun. But, in case our expectation last year, the answer is no. We never released a full album yet.

With your such experience in a band, any tips to share?
Do and push it while you are really into it, and stop it when it is time to stop. As simply as that.

Are there any jokes that often come when you guys talk about the end of the band?
Too many to say. And, wether I say it here, it must be not funny, because nobody will understand the joke instead of us. Hahaha

What would you say to the fans, and other party that have been supporting Whisperdesire till the end?
We only can say thank you for the support, and may be, we are so sorry if the decision seems so sudden, and not fulfilling your expectation. Hopefully, the name Whisperdesire would still on your playlist, and don't forget to download our farewell single at www.myspace.com/whisperdesire. Takecare and we'll see you around.


*Words, translate and interview by: Jay


"The Triumph by Dindapobia is Out!" 

Band Pop Punk asal Surabaya, Dindapobia, merilis album ketiga mereka yang diberi judul The Triumph. Sebagai hit single, mereka memilih lagu Bu Pur sebagai hit single pertama. Lagu ini bertemakan tentang cinta remaja yang menggebu-gebu.

Album ketiga band yang telah terbentuk sejak 1996 karena pertemanan SMA ini didistribusikan oleh Kancut Records. Proses rekaman dan mastering album The Triumph diselesaikan di 3balltech recording, Surabaya, dalam tempo waktu tiga bulan. So, do you think you love a pop punk music? Try this local act, kids!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dindapobia, pop-punk band based on Surabaya, just released their third album, titled The Triumph. The song titled Bu Pur, was picked as their first hit single. This song theme is about exploding teenage love.

The third album by the band, who formed since 1996 by high-school mates, is distributed by Kancut Records. Recording and mastering process of The Triumph finished at 3balltech recording, Surabaya, for three months long. So, do you think you love a pop-punk music? Try this local act, kids!


*Written and translated by: Jay
*Photo and logo from Dindapobia

 Google Chrome screenshot

Sang penguasa ranah internet, Google, besok 3 September 2008 akan meluncurkan versi beta dari Google Chrome, aplikasi web-browser rancangan Google. This is supposed to be massive, since it is Google! Ha-ha. Google menjanjikan sebuah proyek aplikasi browser yang dirancang dari nihil sehingga menghasilkan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan internet setiap orang sekarang ini. Konsep pembagian tab sebagai pembagian proses kerja browser sepertinya menjadi titik pembeda utama dari Google Chrome ini. Konsep ini di klaim akan bisa mengurangi system crash pada browser, mempercepat proses, hingga membuat pengguna internet lebih aman terlindungi dalam menggunakan internet. Deskripsi praktis dengan manisnya digambarkan oleh Google dengan membuat comic book (bisa dilihat disini). Lihat saja komiknya, dari deskripsi-nya lumayan menjanjikan juga sih browser baru ini. So, lets see what happen tomorrow... Then, Mozilla? Opera? Is it a challenger?

Cek juga catatan lain mengenai Google Chrome di blog Google disini.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
one of the comic strip 

The lord of the internet, Google, due to release beta version of Google Chrome -web-browser application by Google-, tomorrow, at September 3rd 2008. This is supposed to be massive, since is it Google! Ha-ha. Google claimed build a from-scratch web-browser application, so it could result in a system that satisfied any internet user today. The Tab-on-the top concept as a divider of the browser work process seems to be the distinct point of Google Chrome. This concept claimed could lessen the system crash on browser, fasten the process, and make it more secure and safe for the internet user. The sweet description figured out in a comic-book style by Google (could be found here). Just look at the comic, from the description, it seems potential. So, lets see what happen tomorrow... Then, Mozilla? Opera? Is it a challenger?

Also, check some more blog note by Google here.

* You said, what the hell is the browser-chrome-thingy related to Mellon Zine? Hey we are a web-based magazine, so you are using a browser too right now! Right?

*Written and translated by: Jay 


Sajama Cut yang sudah lama tidak terdengar kabarnya, sekarang merilis The Internationale (L'Internationale). Sebuah album yang berisikan hasil remix lagu-lagu Sajama Cut dari album sebelumnya, The Osaka Journal. Memang bukan sebuah karya baru yang disuguhkan disini, lebih pada pengemasan baru. Download dua sample lagunya melalui link dibawah.

The Internationale diklaim oleh Sajama Cut sebagai salah satu wujud upaya globalisasi dengan pengertiannya sendiri. Memang musisi yang mengacak-acak lagu dari The Osaka Journal ini berasal dari seluruh dunia (isn't it a globalization?). Termasuk juga beberapa musisi dari Indonesia seperti Henry Foundation, Cacat Nada dan Hello Stereo. Dari pentas internasional ada beberapa nama seperti YMCK, Boy vs. Bacteria, Sintecoraz, The Karl Maka dan lainnya.

Memang ini menjadi album Sajama Cut yang tidak dikerjakan oleh Sajama Cut, namun berdasarkan karya dari Sajama Cut. Dari kedua sample yang bebas diunduh, tampaknya ini akan menjadi album yang menjanjikan. Nuansa chiptune sepertinya akan cukup terasa, dengan line-up seperti YMCK, Cacat Nada dan Hello Stereo juga Boy vs. Bacteria (Season Finale menjadi cukup menarik!).

Silahkan unduh kedua sample dibawah, dan jangan lupa untuk mendapatkan album ini!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sajama Cut, that quite a long time less news about them, just released The Internationale (L'Internationale). An album contain remix of The Osaka Journal -previous Sajama Cut album. That weren't new songs to be showed here, more on new package. Download the two songs sample below.

The Internationale have been claimed by Sajama Cut as a form of globalization on their own way. The artists who appeared here, worked away songs from The Osaka Journal came from around the globe (isn't it a globalization?). Include some musicians from Indonesia such as Henry Foundation, Cacat Nada and Hello Stereo. From abroad, there are names like YMCK, Boy vs. Bacteria, Sintecoraz, The Karl Maka nad many more.

This has been a Sajama Cut album that not worked by Sajama Cut, but based on Sajama Cut. Based on the two samples that free to download, it's going to be a prospective album. Chiptune sound may be some lines there, with line up such as YMCK, Cacat Nada, Hello Stereo, and Boy vs. Bacteria (Season Finale just was great!).

So, you are free to download the samples below, and dont forget to get the album!

Season Finale (Boy vs. Bacteria)        Download!
Fin (Sintecoraz)                                     Download!

Tracklist
01. Season Finale (Boy vs. Bacteria) – STOCKHOLM, SWEDEN
02. Fin (Sintecoraz) – , CARACAS, VENEZUELA
03. Kyoto (The Karl Maka) – SINGAPORE
04. Nemesis/Murder (YMCK) – TOKYO, JAPAN
05. Scarlet (Pu King Dinnerguest) – OSLO, NORWAY
06. Fin (Video Game Orchestra) – ATHENS, GREECE
07. Fallen Japanese – (Henry Foundation) – JAKARTA, INDONESIA
08. Seasons:
I. (The Karl Maka) – SINGAPORE
II. (202 Project) – SAINT-ETIENNE, RHôNE-ALPES, FRANCE
III. (Super Multifaros) – SWEDEN
IV. (Detong) – PRAGUE, CZECH. REPUBLIC
09. Idol Semen (R.E.A.D.Y DOT) – LUXEMBOURG
10. Fin (Brain) –ITALY
11. Lagu Tema (Cacat Nada) – JOGJAKARTA, INDONESIA
12. Fallen Japanese (Tokay Tokek) – ROERMOND, NETHERLANDS
13. Alibi (Arcadecoma) – EDINBURGH, SCOTLAND
14. Take Care, Inamorata (Hello Stereo) – SEMARANG, INDONESIA
15. Fallen Japanese (Troncolon) – NEW YORK CITY, USA

Enhanced CD (Music Videos)
1. Fin (VGO Mix) Video, directed by Raquel Meyers from Madrid, Spain
2. Nemesis/Murder (YMCK mix), video by Hiroko Kosugi from Japan
3. Fallen Japanese (Sawako mix), video by David Horvitz from Brooklyn, NYC

*Written and translated by: Jay
*Samples are from Sajama Cut

Setelah bulan lalu merilis single "Ku Nobatkan Jadi Fantasi" yang bebas di unduh di halaman MySpace mereka, kali ini The Upstairs, band new wave rock terdepan dari Jakarta merilis EP atau mini album mereka dengan judul "Ku Nobatkan Jadi Fantasi". Dan kali ini juga bebas di unduh per 17 Agustus 2008, melalui net label berbasis di Jogjakarta, Yes No Wave.

Pada EP "Ku Nobatkan Jadi Fantasi" ini, The Upstairs memasukkan beberapa lagu lama seperti "Televisi" dan "Alexander Graham Bell" yang keduanya pernah dirilis oleh Aksara Records dalam kompilasi JKT:SKRG. Ada juga format akustik, yang dihadirkan pada lagu "Lompat" juga rekaman live pada lagu "Terekam (Tak Pernah Mati)". Hanya ada satu lagu baru pada rilisan kali ini, yaitu lagu "Ku Nobatkan Jadi Fantasi".

Dapatkan kesemuanya di halaman Yes No Wave di www.yesnowave.com , atau klik disini atau lihat link di bawah. Silahkan download, pelan-pelan saja, tidak usah terburu-buru, atau copy saja dari teman jika kamu malas mendownload.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
As The Upstairs -a new wave rock band from Jakarta- released their new single, "Ku Nobatkan Jadi Fantasi" and  can be downloaded for free at their MySpace page,  now, they just released their EP, titled "Ku Nobatkan Jadi Fantasi" and again, free to download! Not in their MySpace page, but free to download at Yes No Wave, a net label based in Jogjakarta, per 17th of August 2008.

In this EP, The Upstairs put in some old songs like "Televisi" and "Alexander Graham Bell". Both songs are released before in JKT:SKRG compilation by Aksara Records. There is acoustic set too in this EP, on "Lompat", and also live-format on "Terekam (Tak Pernah Mati)". Only a single new song in this EP, that is "Ku Nobatkan jadi Fantasi".

Get it all on Yes No Wave page at www.yesnowave.com , or simply click here, or look the links below. Happy downloading, take it easy, or you can just copy the EP from your friend if you are too lazy to download.

Tracklist
01. Ku Nobatkan Jadi Fantasi                 mp3 | ogg
02. Dansa Akhir Pekan (2008)                mp3 | ogg
03. Alexander Graham Bell                      mp3 | ogg
04. Televisi                                                  mp3 | ogg
05. Terekam (Tak Pernah Mati) (Live)     mp3 | ogg
06. Lompat (Live Accoustic Set)              mp3 | ogg

Download all songs in .zip here!
Album Artwork, here!

Mayo, and his two-finger-pointing


Gabriel Mayo, alias Mayo, mengalami cedera akibat aktivitas Parkour-nya. Jari tangannya retak, dan tidak bisa digunakan untuk beraktivitas -main drum, apalagi coli ;D- sehingga harus rehat bermain drum hingga 1 bulan sejak hari pertama cedera.

Dengan demikian, posisi drummer di Vox menjadi lowong sekarang, dan sementara dibantu oleh Onny dari The Morning After dan Shaula dari The Karyawan. Bagi yang merasa mampu menggantikan Mayo, mungkin bisa menghubungi Vox, siapa tau Onny dan Shaula berhalangan pada suatu waktu. Hahaha...

Sebagai penutup, mari berdoa untuk kesembuhan Mayo agar bisa segera menabuh drum dan bernyanyi kembali dengan Vox.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Gabriel Mayo, alias Mayo, got injury caused by his Parkour activity. His finger is fractured, and cannot be used -play drum, masturbate ;D- so, he must rest from playing drum up to 1 month after the accident.

With that, drummer position at Vox temporarily assisted by Onny of The Morning After and Shaula of The Karyawan. For everyone who feel available to replace Mayo, you may call Vox, just in case Onny and Shaula can't makae it sometime. Hahaha...

So, let's pray for Mayo's recovery, so he can back to play drum and sing with Vox.

*Written and Translated by: Jay


Karen O, vokalis grup idola saya asal New York, Yeah Yeah Yeahs, membentuk side project yang dinamakan Native Korean Rock. Baru saja menyelesaikan panggung pertamanya di Union Pool, Brooklyn pada 21 Juli kemarin. Brian Chase dan Nick Zinner dikabarkan datang juga melihat Karen O diantara para penonton.

Berbalut kostum pelaut dengan set panggung perahu dan beberapa gimmick berbau Korea ditata di panggung Native Korean Rock. Mereka memainkan musik ballads pop-rock, masih dengan gaya khas Karen O, dengan satu drum, satu gitar, satu cello dan dua biola. Lihat di YouTube untuk beberapa cuplikan penampilan Native Korean Rock.

Secara ringkas, musiknya memang tidak sehingar bingar Yeah Yeah Yeahs, tapi masih terdengar seperti set akustik dari Yeah Yeah Yeahs. Tidak terlalu baru. Memang terlalu dini untuk memberi penilaian, tunggu saja langkah selanjutnya dari Karen O dan Native Korean Rock-nya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Karen O, the vocalist of the band that i love, Yeah Yeah Yeahs, formed a side project named Native Korean Rock. They just performed their first show at Union Pool, Brooklyn on July 21st. Brian Chase and Nick Zinner spotted there between the audiences to saw Karen O.

With sailor costumes and boat-decorated stage and some Korean gimmick on Native Korean Rock's stage. They play ballads pop-rock, still with Karen O style-like, played with one drum, one guitar, one cello and two violins. See some preview of their performances at YouTube.

As shortcut, their music is not as noisy as Yeah Yeah Yeahs, but still seems like an acoustic-set of Yeah Yeah Yeahs. Not so original. Instead it's too early to give a judge, just wait for Karen O and Native Korean Rock's next steps.

Native Korean Rock's Myspace here.

YouTube Video
Native Korean Rock - Day Go By
Native Korean Rock - OOO
Native Korean Rock - Comes The Night












*Written and Translated by : Jay